Monday, February 25, 2008

2 Ajakan Berbahagia

2 Ajakan Berbahagia
Oleh: Hingdranata Nikolay, MNLP, CHt

"When one door of happiness closes, another opens; but often we look so long at the closed door that we do not see the one which has been opened for us" - Helen Keller
"At the height of laughter, the universe is flung into a kaleidoscope of new possibilities" - Jean Houston

Inilah realitas hidup, as I put it, no matter how we think that we can achieve everything we want, we can only achieving most of the thing we want.
Kita tidak bisa mencapai semua yang kita inginkan. Akan ada saat dimana kita tidak mendapatkan sesuai yang kita inginkan. Ada saatnya pintu dibanting di depan kita. Ada saatnya klien memutus telepon sebelum selesai berbicara. Ada saatnya laporan dilemparkan ke wajah kita oleh bos. Ada saatnya kita dipermalukan. Ada saatnya kita dikejutkan oleh berita buruk.

Ada saatnya kita berada di titik yang kita rasa terburuk dalam hidup. Ada saatnya kita merasa seperti melawan seluruh dunia. Ada rasanya dimana karir kita seolah akan berakhir dengan terjun bebas. Guess what? It's part of life. Sometimes you win, sometimes you loose. Kadang kita tertawa, kadang kita menangis. Dan dari pengalaman kita sendiri pun, time heals. Waktu memulihkannya.

Dunia begitu sepi dan pahit saat kita terlalu lama melihat ke arah tumpukan kekesalan dan frustrasi. Dunia begitu menyakitkan begitu kita terlalu lama berbaring di bawah saat kita jatuh. Dunia begitu berat saat kita terlalu lama merintih dan menangis. Dunia begitu tipis harapan saat kita terlalu lama berada dalam lingkaran masalah. Hidup begitu melelahkan saat kita terlalu lama berada dalam lingkaran emosi dan energi negatif. Kita berhak untuk menangis, kesal, marah, frustrasi, menyesal, dan lain-lain. Yang membedakan adalah berapa lama kita ingin simpan dan menjalankannya. Berapa lama kita ingin menjadikannya bagian dari pikiran kita. Berapa lama kita ingin menatap dan meratapi pintu dengan isi yang tidak kita inginkan, yang sudah tertutup anyway.

Di tengah semuanya itu, bagaimana apabila ada PILIHAN untuk BAHAGIA? Sebuah pelukan hangat keluarga yang dicintai selalu bisa menyejukan hati. Sebuah ciuman kekasih bisa memerahkan lagi wajah yang pucat. Sebuah belaian lembut bisa memompa kembali darah ke setiap bagian tubuh. Sebuah kalimat dari yang kita cintai bisa membuat segalanya manis kembali. Sebuah senyuman di bibir sahabat bisa menjadi penawar yang ampuh. Sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan bisa mengangkat kita setinggi langit.So? Satu hari, minggu, bulan tahun berkarya selalu akan berakhir lagi, dan secepat itu pula, satu periode mulai lagi. Sejenak, ambil waktu dan ada PILIHAN untuk mem-BAHAGIA-kan diri sendiri. Charge otak Anda. Tune up mesin Anda. Balancing perilaku Anda. Buka pintu dan jendela. Mari tertawa, mari ber-BAHAGIA, mari mencari bahu bersandar dan berbagi kehidupan kita. Mari makan es krim, makan coklat, makan strawberry, mari keluar dengan kekasih, mari bermain dengan keluarga, mari main video games, mari baca buku, mari berkonyol ria, mari bersenda gurau, mari nonton film, mari nonton bola, mari ngumpul di cafe, mari jalan-jalan, mari bernyanyi, mari dengarkan musik, mari nikmati semuanya! ENJOY! BAHAGIA!

Satu pintu telah tertutup, dan satu periode telah lewat. Kalaupun itu sesuatu yang tidak memberikan yang kita inginkan, so what? Itu sudah lewat.
Mari buka pintu baru dengan harapan baru dan situasi hati dan pikiran yang HAPPY. Di dalam puncak tawa, segala sesuatu mungkin kembali. Di dalam ke-BAHAGIA-an, daftar kemungkinan baru bisa tertulis kembali. Kita PERCAYA kembali. So, karena memang selalu ada PILIHAN untuk BAHAGIA, kenapa tidak?

LET'S BE HAPPY, MY FRIEND!

Have a positive day!

Hingdranata Nikolay, MNLP, CHt
Director
INSPIRASI INDONESIA
Kondominium Rajawali, Town House No.20
Jl. Rajawali Selatan I/1B
Jakarta Pusat 10720
Mobile: +62811990477
Phone/Facs: +622164700221/64700422
Visit our website: www.inspirasiindonesia.com


ps. and this is from the milist insipasi indonesia :)

No comments: