Thursday, November 7, 2013

on the weekend


nyalahin gak punya waktu… sekarang emang jarang banget curhat di blog, eh?

hihi… iya, don't get me wrong and don't expect me more… i'm still using my personal blog as an online diary… and i'm not ashamed of it at all… :D
dari kecil, aku emang suka nulis2 di diary gitu… karena emang lebih sering punya kamar untuk diri sendiri, diary selalu aman… untungnya punya mama bukan tipe yang usil pengen baca2 diary orang… sampe suatu ketika, punya roomate sepupu yang ternyata nosy abis… dibacalah diaryku sama dia… dem! :d

masih sering nulis diary, sampe pas kerja kenal sama blog, ada yang blog yang isinya parah banget… almost no filter at all… seperti nasib diary2ku yang akhirnya aku bakar… sayang padahal yaaa… :D blog itu akhirnya aku bikin hiatus dan pindah ke yang ini… alamatnya dulu sama sih, ini juga… tapi aku tuker aja… ;-)

anyway, sekarang sih lebih konsider sama pembaca dan sama diri sendiri… malah kadang suka jadi "halangan" bwat curhat juga sih… seperti waktu itu aku curhat tentang teman sekantor, akhirnya postingnya aku bikin draft aja… setelah sempat tayang selama beberapa hari…

sebenarnya aku gak nyaman dengan komentar dari orang2 yang merasa dekat dengan aku, dan merasa kenal dengan aku, dan bawaannya jadi nosy tanpa mereka sadar… seperti suatu ketika, aku mengoneksikan postingan di tumblr. ke facebook… rasanya koq sok tau sekali yaa… kamu yang mengomentari setiap post yang kebetulan aku onlinekan via facebook itu… hihi… iiiyyyaaa… she didn't mean harm… but i just don't like it…

makanya blog ini jadi semacam setengah… yaa cuma sedikit sih… konfidensial juga… karena aku gak pernah publish blog ini diantara teman2 "nyata"ku, kecuali yang dulu sama2 suka tuker2an curhat diblog dan udah tau alamat blog ini… tapi selain itu gak juga… walaupun sebenernya toh klo emang mau usaha sedikit, dengan password "de2via" and google it… everything about me will pop out online… perhaps i'll be amazed my self on how much i trow my self online… :d

setelah bikin blog buku dan sama sekali gak bikin link bahwa blog ini dan blog buku itu sama aja yang punya… aku sempet kaget juga, pas temen kantorku ada yang nyasar kemari… setelah itu, i'll make my self careful enough not to associate anything with this blog… like i can do that [please refer above for explanation]…

sudah berapa lama ya nulis blog? sepertinya sejak selama aku kerja… karena dulu nulis blognya diantara jam2 kerja… hohoho… magabu yaaa… :D
blog ini sih gak setua itu, karena pernah pindah alamat baru…

dan aku suka banget punya blog, walaupun sekarang blog sudah kurang populer, digantikan oleh facebook atau twitter yang lebih hip, aku tetep suka my blog… yang ini terutama…
aku punya juga yang lain2… tapi gak terawat dan sedikit terlupakan, yang ini juga… hampir…

i love my friends over the net, walaupun beberapa ada yang belum pernah ketemu, ada juga orang2 di dunia maya yang jadi idolaku, yang aku tau sejak blog mereka sering aku kunjungi dan yang sebagian sekarang facebooknya aku add atau twitternya aku follow…

people who've been long enough interacted over the net, know their courtesy… polite enough to comment… or maybe not commented anything at all…

i know that my blog is not famous, just another blog over the millions on the net, but i aware, there are a people who still read it… just like, i know that someone from my old office used to [or still?] read it too… [apa kabar Pak? :D ]

that's why… i also still write on it… cuma memang lebih considerate not write about recent office matters… walaupun pengen banget… hihi… :d

also not to write personal details, walaupun pengen banget juga…. :D

mungkin itu lah yang bikin aku jarang nulis disini… karena aku bukan tipe orang yang sangat rajin meluangkan waktu untuk menulis tetang isu2 sosial atau budaya untuk trus dipost di blog… duh! not me… my head is so narcistic, it's full with the think of me… :-)

kedepannya aku masih akan selalu berusaha untuk bisa menulis lebih rajin sih… not a promise though, just for the sake of my self aja…

and today… enough with the blog history nostalgic… aku mau cerita [curhat] tentang kegiatan 2 hari di wiken kemaren…

akhir2 ini, aku lagi pengen berusaha untuk bisa belajar bermeditasi [lagi]… dulu pernah ikutan kegiatan self healing dari Reza Gunawan, lalu waktu berenti kerja, aku sempat ikut kegiatan retret Vipassana selama 10 hari - 12 hari sih totalnya…

ikutan Vipassana itu dapet infonya dari @benhan - yang sempet populer karena kicauannya di twitter yang dikasuskan, aku sempat follow dia… tapi terus gak lagi… but i forever thank him to introduce me to Vipassana…

it's not a religion, but it's a way… i don't talk about my religion here and i'm not going too… religion is one of my sensitive subject i rather not to talk about…

anyway…. satu hal yang selalu melekat tentang kegiatan retret Vipassana itu adalah percakapan dengan salah seorang relawan damma disana, dia bilang begini: kalau seseorang sudah berkesempatan untuk berjalan di jalan damma… maka itu adalah karena dia pernah melakukan karma yang baik di kehidupan sebelumnya… kita gak akan pernah tau, kita akan kembali di kehidupan berikutnya sebagai apa, karena itu adalah tergantung karma dari kehidupan kita sekarang, akan sangat sulit jika kita terlahir menjadi binatang karena kita sulit untuk bisa melakukan karma baik, tapi jika sekarang menjadi manusia [tingkatan tertinggi dari makhluk] dan menjalani jalan damma, pasti di kehidupan sebelumnya kita melakukan karma yang baik…

i don't know what i am in my previous life… but i grateful for what i am now… dan aku juga gak tau apakah pada akhirnya aku akan bisa mencapai kedamaian sejati, tapi paling tidak aku sudah berada di jalur yang benar…

i always miss Vipassana… maybe because i miss the idea of being nothing as long as 10 days… :d
but anyway, i miss it a lot…
sudah bujuk2 suami… akhirnya setelah kegiatan wiken kemaren, suami "mau" meluangkan waktunya tahun depan untuk bisa ikutan retret Vipassana… tadinya aku mau jadi relawan damma, sementara suami ikut retretnya, sekalian bwat tetep bisa kontak sama dunia luar, tapi setelah dipikir2… hehe… capek kali ya jadi relawan damma… sepertinya belum waktunya… mungkin suatu waktu nanti…

belum tau sih apakah bisa cuti 7 hari kerja, tanpa bisa dikontak sama sekali… the tricky part is on the explanation… we need to get away as long as 12 days, and between the 10 days, no one can contact us at all… what are you doing, so you're not that or this when you do that… aarrrgghhh… that's the hard part, i could get away at the first, i don't know i can do it again… that's why i always grateful for the experience…

i could get away also thanks to my husband, though my mom did critized me so harsh she said that my father would have divorced her if she ever left him for as long as that alone by himself… but i know he wouldn't and neither my husband wouldn't too… :D

back again to the wiken retreat… karena pengen belajar meditasi lagi, aku kontak kenalan lama yang ngadain kegiatan meditasi di Payon, Kemang… namanya Padmanusa, pas aku kontak, bu Arie langsung nawarin retret ini… trus aku nawarin ke suami yang tau langsung mau, dan langsung daftar…

karena tanpa bekal, sempat terkaget2 juga dengan kegiatan selama disana… akhirnya muncul kesimpulan, i don't want another session like that… i just wanna get back to Vipassana… i compared alot the retreat with Vipassana… dan hasilnya sih jadi bisa ngebujukin suami untuk mau meluangkan waktu tahun depan… walaupun aku tau… bisa atau tidak ikutan itu sudah ada yang ngatur and beyond our control…

bukannya gak dapet apa2 sih dari kegiatan retret kemaren itu… bahkan bisa dibilang aku dapet banyak dan sebenernya sesuai dengan kebutuhanku sebelum berangkat retreat, but i just feel that it's not my cup of tea… i don't want another, i feel enough already…

sebelum berangkat, beberapa kali baca twit dari Gede Prama [@gede_prama] kalo untuk menyembuhkan diri sendiri kita harus mulai dengan cara menerima setiap keadaan apa adanya di diri kita sendiri… <== i think i got this thanks to the event, and i even get back to the hope with a new perspective… ;-)

and friends, many of friends...

and while i always compared [a bit critized the event], my husband ask… so for yourself, what do you want meditation for? … haha… he got me there to the point, i'm not far away from the thing i critize, that i still want something out of it, with an execuse, now i need that something, later, i might not anymore… but… i guess… i wouldn't get anything if i still want that something…

sorry if i confused you alot with my words, maybe i even freaked you a little [or a lot] or you might find me a little disturb… but maybe in the future, i can talk more about this…

all i'm saying that… in this life journey, we have our own path to walk through… we're lucky enough if we find ourself a companion, but most of the time, we still have to walk that path by ourself… right now, i just know that i'm on that path, lead to where still question mark, experience everything or something on that path, maybe not yet… i just hope that i'll be on that path to reach my destination finally….

2 comments:

-Indah- said...

iya lho, Viaa.. bener bangets.. once in a while gua selalu diingatkan bahwa perjalanan kita selama di dunia itu adalah perjalanan personal walaupun dalam perjalanannya kita mungkin ada bersama orang lain but still we're alone on our path.. kadang berasa 'sepi' juga sih menyadari hal ini, haha :))

Riri Hanafi said...

jangan ngerasa sepi sih... tapi dinikmati aja... nanti suatu saat nanti kalo ternyata harus sendiri, yaa... kita jadi gak usah terlalu gimana2 banget... kan udah tau... ;-)