Wednesday, November 7, 2007

DKI kota kita...

kaya'nya vi harus ganti layout... secara... kaya'nya koq buka blog ini bikin perasaaan jadi melow... =(

padahal tadi pagi vi berangkat dengan perasaan yang biasa2 aja... tapi karena 'agak' macet pas ke kantor... mood vi jadi drop... karena agak mual dengan segala asap dari kendaraan ituh...

seharusnya vi emang berenti ajah di lampu merah trus jalan kaki ato naek angkot, tapi cuma karena gak ada uang receh seribu... vi memutuskan untuk terus naik bis... dan jadi ikut dalam antrian kendaraan2 ituh...

vi rasa dari sekian kekacauan di negara ini... DKI ini lah yang paling semrawut kacau balau... akibat kebijakan yang tidak membumi... dari urusan busway yang katanya bikin macet, urusan banjir yang bikin semua orang hampir tenggelam dan segala urusan yang sama sekali tidak adil dan bener2 pilih2 orang...

contohnya niihhh yaaa... karena jalan utama di pondok indah macet, vi liat di tivi pagi ini di O'channel dibahas klo untuk sampai ke sudirman dari lebak bulus bisa sampe 3 jam... jadilah orang2 itu lalu mencoba mencari jalan alternatif lewat jalan2 kecil untuk sekedar keluar dari kemacetan untuk menyongsong kemacetan lain, tapi... yang punya rumah2 gede disana ternyata sama sekali tidak suka, jadi ditutuplah jalan2 itu... portalnya pada diturunin... halah! sombong2 amat yah?

sebenernya punya hak apa mereka bwat nutup jalan2 itu, bukannya semua jalan raya itu jalan umum, mereka bayar pajak seberapa gede sih?
toh pondok indah itu bukan perumahan ekslusif yang tidak boleh dimasukin oleh orang umum kebanyakan...
yaaahh.. vi gak ngerti juga sih ekslusifitas yang bagaimana yang diberikan oleh pemerintah kota ini untuk orang2 yang tinggal di daerah 'indah' itu...

n then... tentang again ekslusifitas kota ini untuk pendatang dari luar kota yang katanya selalu berdatangan bersama arus mudik setiap habis lebaran... lalu pemerintah kota ini dengan arogannya melakukan razia yustisi... untuk menjaring orang2 yang tidak mempunyai tanda pengenal keluaran kota ini...

sampai2 ada pendapat dari seorang bapak yang menelepon ke program suara anda di metrotv yang bilang... bahkan dinegara sendiri rakyat indonesia disebut pendatang haram... tragis yah?

jujur sih... selama hampir 7 tahun vi tinggal disini, vi adalah one of those aliens in this big city... dari segala macem alesan yang vi punya, vi masih tetap belum memutuskan untuk memproses kepindahan tanda pengenal vi jadi keluaran kota ini... abis kebayang ribetnya... walopun akhirnya mama vi udah ngebolehin... mungkin nanti klo ada urusan ke malang, vi urus, tapi gak klo harus sengaja ke malang cuman bwat ngurus tanda pengenal ituh... yang seharusnya gak terlalu masalah yang ngeluarin siapa toh... vi memang penduduk sah negara ini... dan seharusnya semua penduduk berhak untuk bertempat tinggal, hidup dan bekerja dimana pun di semua wilayah negara ini...

dan vi yakin masih banyak orang lain yang juga seperti vi di kota besar yang kacau balau ini...

eniway, katanya si kota ini punya aturan maen sendiri supaya kota ini bisa lebih tertib... halah! gombal!

padahal nihh yaaa... menurut asumsi vi... presiden negara kita ini juga gak punya lhoh tanda pengenal keluaran DKI! mo taroan? huhu... vi mau taroan seribu :b dan vi pasti menang!
kenapa? karena.... tuan besar presiden republik indonesia yaitu bapak yang terhormat bambang susilo yudhoyono melakukan pencoblosan untuk pemilihan umum di cikeas bukan? cikeas itu masih masuk bogor bukan? bogor itu jawa barat bukan? sudah berapa lama si bapak dan keluarga tinggal di kota ini? tinggal di cikeas sekedar wiken bukan, si bapak bekerja di kota ini bukan? daaaannnn... seingat vi... si bapak memang tidak ikut pada saat pilkada yang lalu bukan? vi cuma tau beberapa penggede2 negara ini, tapi bukan bapak yang satu itu...

yah... klo vi salah yaaaa maaaafffff... dan bukan bermaksud untuk melakukan pencemaran nama baik bapak terhormat, yaa... mungkin ada pengecualian bwat presiden... yaaaa iiiiyyyaaa laaahhh... presiden gitu loh!


*peace!* :D

No comments: