Thursday, July 23, 2009

last night conversation

yesterday at night, i got a call phone... but since i was at the bus terminal, and i dont want to impress people with a bad intention with my old handphone... then i said i would call him back...

and then i called him...

he is a good friend of mine...

but as always i always being sensitive :D

in one of our conversation... "yaa... kamu aja laku...", waits... maksudnya apa nihh... :)
"hehe... kamu laku... ya aku walaupun gak punya A3IK laku juga koq"...

hehe... whatever! but i just dont like to hear he said things like that...

he called in attention to have my help in drafting an announcement letter of his new assignment in english...

i really dont mind to help, but i just dont like the feeling of him just being "Show Off" by sharing me the news of his new assignment bring him some kind of promotion with new salary too...

well, good for you... but i dont need you to say to me... "yaahh... aku kan gak bisa bilang klo gaji aku 8 juta Sil..."

doh! what the meaning of that sentence anyway... he said that when i argued him that... "grade di "situ" kan gak pengaruh... bahkan untuk jabatan yang lebih rendah juga... gajinya beda2..."

eeehhh.... dia malah ngomongnya gitu...

maksudnya mo ngomong secara gak langsung klo gaji dia sekarang 8 juta? waaahhh... its very good for you then... secara gaji aku dulu yaaa... THPnya yaaahh.. cuma lebih kurang setengahnya dari itu deehhh...

atau mo ngasih tau kalau dia yang masih berkarir di perusahaan yang sama tapi dapet gaji segede kalau dia berkarir di perusahaan lain?

wow! congratulation then!

dan dia terus menekankan kalau kepindahan dia ke tempat baru yang notabene aja kota dimana anak & istrinya tinggal... bukan permintaan dia dan dia tidak 'mengancam' mau keluar untuk kepindahan itu...

dia bilang... gak laaahhh... aku gak pake ancaman mau keluar bwat dapetin promosi, yeeaah... like that some one we know who seems to proud of doing that...

yaaahhh... balik lagi, semua kan pilihan hidup... benar salah kita sendiri koq yang mempersepsikannya...

kalau dia bilang 'curhat' ke temennya kalau dia nanyain kesempatan pindah ke cabang itu... padahal dia tau persis kalau temannya ‘dekat’ dengan pemegang keputusan... tentu gak sekedar nanyain doang, pasti ada tambahan embel2... yaaa... klo gak dikasih kesempatan, nanti dia coba cari kesempatan di tempat lain aja...

hehehe... beda sih caranya... but frankly spreaking... 11 – 12 kaaallliii... serupa tapi tak sama... :P

and again... it’s up too you gimana cara menilai dan melihat dari sisi yang mana... tapi klo menurut aku sih sama aja... cuma caranya aja lebih halus... atau lebih “pinter”?

kenapa? karena gini... coba klo ngancemnya terus terang... kan pasti klo gak dikabulkan saya keluar... artinya konsekuensinya jelas dong... yaitu KELUAR... lah klo gini caranya... gak ada konsekuensi kan? :P

dan kalau trus didengerin dan ditanggepin secara positif yaaa... good for you laahhh... tapi biasa aja kaalliii... gak usah terlalu didramatisir by saying... “gak laaahh... aku sih gak pake cara itu...” halah!

entah kenapa... koq pembicaraan ini mengganggu aku banget...

jaaddiii... ya sudah lah... biarin aja deeh...

and sometimes, i just feel grateful that i’m not there anymore to witness all those messed up things!

No comments: