Wednesday, April 2, 2008

enak jadi bos ato anak buah?

sekarang pada saat kondisi perusahaan agak2 genting... orang2 bawaannya pada sensitif gitu... ada yang gampang tersinggung... dan ada yang gampang disinggung...

khusus yang gampang disinggung... itu ya via... tapi karena pada dasarnya vi emang agak2 sensi sekarang... ada hal2 yang bisa bikin vi tersinggung abis...

but i've learned a lot from that situation... and try my best not to put my self to the same ugly situation!

makanya vi selalu merasa bahwa vi harus selalu membekali diri untuk bisa membekali diri vi sendiri dengan berbagai hal supaya gak gampang tersinggung atau agitated karena hal2 yang mungkin sepele... dan harus selalu bisa belajar dari segala macam situasi...

ngomongin soal bos... anak buah... being boss and being subordinate...

vi punya bos... bukannya galak atau gimana... tapi entah kenapa kalau vi berurusan sama dia, vi merasa gak terlalu nyaman... mungkin vi takut... walaupun sebenernya gak nakutin...
tapi entah kenapa makin hari vi makin gak nyaman, walaupun vi gak antipati... bahkan sebenernya vi kagum sama dia soalnya she's so damn smart... :b

kadang emang susah untuk memposisikan diri dengan tepat... entah itu menjadi anak buah atau menjadi bos... bahkan memperlakukan anak buah pun kadang dipertanyakan... kadang dipertanyakan oleh anak buah sendiri atau bahkan sama orang lain... yang melihat bahwa sepertinya vi sudah belaku tidak "pantas"...

waktu itu vi sempat tersinggung kalau kebijakan vi dipertanyakan pantas atau tidaknya... sebenernya sampai sekarang vi juga masih sedikit tersinggung... tapi vi berusaha untuk membuat ketersinggungan itu sifatnya profesional aja... gak bersifat pribadi... walaupun vi merasa mungkin ada sedikit tambahan "pribadi" dari sisi si pemberi kritik itu... biar dia aja deh yang ngerasa...

vi sih... kalau yang begitu2 gak mau menanggapi yaa... karena toh kami selevel walaupun mungkin dia lebih senior... karena vi rasa dia juga sedikit tidak "pantas" mempertanyakan hal itu karena vi merasa dia tidak berhak... dan vi merasa kebijakan vi "pantas"2 aja...

but well... anyway... "pantas" gak "pantas" kan relatif... makanya vi memilih untuk no comment...

pada saat semua orang mudah tersinggung... dan artinya kita mudah dianggap berbuat salah... vi memilih untuk mengambil keputusan seaman mungkin...
yang penting adalah kerjaan vi dan kerjaan yang menjadi tanggung jawab vi, beres...

masalah sekarang 'ternyata' kewenangan vi pun ditarik [tanpa ada omong2an sedikit pun...], vi rasa vi juga gak akan meminta lagi walaupun mungkin vi cuma akan mempertanyakan keputusan itu ke atasan vi langsung... mungkin nanti pada saat yang tepat...

vi bukan gila kewenangan... bahkan makin sedikit kewenangannya makin bagus karena tanggung jawabnya makin sedikit... tapi somehow berasanya vi 'kurang' dipercaya...

i hate that feeling...

vi tau banget kalau vi itu manusia biasa... pasti ada kesalahan from time to time... apapun sebabnya... entah itu vi lagi punya 'masalah pribadi' atau hectic banget... tapi vi rasa hal itu wajar banget kan?
tapi vi yakin koq... klo vi selalu berusaha mengerjakan sesuatu dengan sebaik mungkin... secepat mungkin [setepat waktu mungkin lebih tepatnya...], seakurat mungkin...

dan ternyata semakin kita punya kewenangan [atau dianggap gak punya kewenangan yah?... ], keputusan yang kita ambil pun ternyata dipertanyakan... "yakin itu kewenangan lo?"... hehe... makanya vi bilang lebih aman berlindung pada "ketidakpunyaan" kewenangan...

manajerial di perusahaan ini tidak pernah belajar... atau mungkin tidak tau yah?

ada lho manajer yang akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri karena merasa tidak diberi kewenangan... karena setiap keputusan harus diambil berdasarkan pertimbangan dari atasan langsungnya...

hehe... i'm at that position now... try not to complain... but... i guess i'm no better than years before... dimana vi tidak punya kewenangan sama sekali tetapi toh tetap saja harus mempertanggungjawabkan pekerjaan vi yang dulu2 itu sampai sekarang... hanya karena vi sampai sekarang masih mengerjakannya...

sebenernya vi bukannya mo ngritik gaya kepemimpinan atau manajerial orang lain... karena memang hal itu sangat pribadi... tappiii... hehe... yaa gitu deeh... [yaahh... namanya juga curhat... hihi... caattteett! :D ]

sering kali... vi mencatat dalam hati dan mengingat2 untuk tidak melakukan hal2 yang vi anggap tidak mengenakkan pada saat posisi kita sebagai anak buah ke anak buah yang jadi tanggung jawab vi... tapi ternyata... mungkin 'mereka tidak merasakan' ketidakenakan itu... hehe... kadang efeknya berbalik ke vi sendiri... kenapa? karena anak buah kita jadi manja... huehehe... dan kadang vi merasa klo mereka sedikit agak keras kepala dan mau menang sendiri... hihi... dikasih hati minta jantung...

tapi emang lumrah kan? dimana2 manusia memang sifatnya seperti itu... sudah enak pasti masih ada aja yang dikeluhkan dan berharap ada yang lebih enak dan menguntungkan...

untuk ngadepin anak buah yang begitu yah... kadang harus muter pikiran lagi bwat nyari jalan keluar...

biasanya sih vi ambil adalah keputusan yang tidak memberatkan vi dan tidak menyalahi aturan juga...
kalau bisa dibikin gampang kenapa dibikin susah bukan? :D

karena hidup sepertinya memang tidak didesain untuk mudah... karena setiap hari memang rasanya makin sulit... vi yakin semua untuk kebaikan kita... dan ada yang bilang gini... yaahh... lebih kurang intinya gini deh...

"kalau kita belajar sesuatu... setelah kita memahami sesuatu... percaya atau tidak setelahnya kita pasti dihadapkan pada situasi dimana kita harus mempratekkan pemahaman kita itu... boleh dibilang cobaan atau ujian... atau sekedar masalah hidup... tapi... apapun itu... kalau kita bisa menghadapinya dengan bijak, syukur2 emang bisa mempraktekkan ilmu kita itu dengan benar... pasti hasilnya adalah kebaikan... dan artinya kita sudah naik tingkat, setingkat lebih baik dari sebelumnya...."

No comments: