sepertinya, buku ini aku beli waktu aku masih nganggur, saat keuangan kami sedikit bermasalah, aku berenti kerja, yang artinya kehilangan penghasilanku, sedangkan tabungan sudah tipis dan suami masih bekerja sebagai pekerja lepas, dan tagihannya tersendat... fee yang seharusnya dia dapat gak dibayar2...
jadi aku pikir sepertinya aku belum butuh baca buku ini... karena memang tidak ada uang yang harus dikelola...
dan sejak aku kerja lagi bulan Agustus kemaren, dan suami juga sudah mulai mendapat gaji bulanan karena bergabung di satu perusahaan kontraktor yang dia rasa masih bisa memberi kebebasan waktu untuk melakukan pekerjaannya yang lain... jadilah aku mulai harus berhitung dan mengatur pengeluaran kami berdua...
dan koq tiba2 pengeluaran jadi banyak... keinginan berlapis, rencana jadi bermunculan gak habis2... dooohhh... koq begini?
akhirnya aku mulai melakukan plan sederhana tentang pengelolaan keuangan keluarga...
dan aku memutuskan untuk mulai membaca buku ini... :D
bukunya gak terlalu tebal, isinya pun tidak terlalu 'njelimet' dengan bahasan ekonomi yang bikin pusing (karena aku gak nyambung), sangat umum malah... tapi sangat mengena dan memang sangat dibutuhkan...
3 hal yang aku simpulkan dari buku ini:
1. pentingnya dana darurat
2. persiapan dana pensiun dan
3. berbagilah
karena dari pengalaman pribadi aku sendiri, yang sudah aku sadari sejak lama, tapi prakteknya susah bow... adalah:
berapa pun besarnya penghasilan, sejak penghasilan sejuta sekian... sampai diatas 5 juta (setelah gabungan penghasilan berdua)... tetep aja pengeluaran ikut meningkat dan untuk menabung susah rasanya...
aneh, sepertinya pos2 pengeluaran baru pasti aja bermunculan kaya' jamur... :d
karenanya sudah sejak dulu, aku ngambil program tabungan berjangka yang dipotong otomatis dari rekening... tapi jumlahnya gak banyak juga... dan setelah cair, pasti ada aja rencana untuk menghabiskan tabungan itu... :D
tapi beberapa waktu yang lalu, aku mulai tertarik dengan reksadana... dan sepertinya agak "rugi" kalau kita cuma menabung di tabungan berjangka, karena bunganya maksimal 10% p.a., itu pun kalau tidak floating... dan jauh lebih baik kalau aku masukkan reksadana aja...
dan setelah aku baca buku ini... semuanya terbuka...
memang tidak semua tujuan bisa dicapai dengan "hanya" menabung... dan menabung pun tidak bisa asal menabung, harus ada tujuannya...
dan kalau sudah ada tujuannya, tujuan itu pun harus ada target kapan akan dicapai... supaya semua dapat terhitung dan terprogram...
ada 3 hal yang aku jadikan tujuan utamaku...
1. dana pensiun (untuk berdua)
2. dana pendidikan (untuk 1 anak)
3. dana haji (untuk berdua)
dan setelah dihitung... hitungannya sih sebenernya aku nyontek dari perhitungan yang ada dibuku... karena aku belum ngerti gimana ngitungnya... mungkin dulu waktu kuliah aku pernah belajar, tapi sekarang sudah lupa... nanti deh aku pelajari lagi... untuk sekarang, cuma sebagai gambaran kasar aja, aku bikin pendekatan aja..
hasilnya... hihi... gubrak banget! XD
gak sanggup bow... untuk menuhin ketiga kebutuhan dana masa depan itu...
setelah dihitung ulang2 lagi... aku baru bisa mulai menabung bulan Juni tahun 2012, itupun baru bisa untuk dana pensiun dan dana pendidikan perguruan tinggi, yang jangka waktunya masih sekitar 20 tahun... huaaa.... :d
inflasi oh inflasi...
tapi paling gak ya itu tadi, buku ini sudah ngasih ngambaran yang sangat jelas... walaupun tidak sampai keakar2nya... tapi gambaran besarnya aku sudah dapat... dan timbul pertanyaan...
"kenapa buku seperti ini baru aku baca sekarang yaaaa? ihiks! - what have I done with the last 10 years of my life?"
selama ini sebenernya aku juga agak sedikit heran dengan gaya hidupku...
aku bukan perempuan dengan koleksi aksesoris atau kosmetik berlebih, baju bagus cuma beberapa dan itupun kebanyakan untuk ke kantor...
aku akui boros di belanja buku
aku jarang hangout, paling kalau makan diluar pas jalan, atau makan siang di kantor
jalan2 hampir gak pernah, cuma mudik aja itu pun karena keharusan
gadget biasa aja... pulsa pun gak boros
gak punya mobil, belum punya rumah...
tapi tabungan? NIL kosong... XD
untungnya aku gak punya hutang cicilan di bank, ada sih hutang... yang akan aku lunasi sebelum Juni tahun depan...
tabunganku sebelum ini habis, jamsostek dan DPLK-ku dari kantor pertama sudah habis, uang pisahnya juga sudah habis...
memang biaya besar yang aku keluarkan adalah ketika kami memutuskan untuk menikah di mekkah, tapi itu pun menurutku, biayanya sudah cukup terkontrol dan sesuai budget... daripada kalau kami pesta disini... mungkin sekarang kami harus nyicil hutangnya...
makanya keadaan seperti ini harus berubah... dan aku bertekad akan berubah...
kita percaya kalau rejeki itu Allah yang ngatur, kalau dikasih lebih ya Alhamdulillah, tapi sementara ada, gak ada salahnya untuk disimpan untuk masa ketika kita tidak berpenghasilan... ketika kita memutuskan untuk beristirahat dan menikmati hidup...
aku yakin, kalau memang direncanakan dengan baik, semua tujuan baik bisa dicapai...
dan ketika diberi rejeki lebih, kita punya kemampuan untuk berbagi...
kalau keuangan gak dikelola, diberi berapa pun, jadi kaya' karung bolong, gak pernah merasa cukup, boro2 sempat berbagi...
karenanya buku ini, recomended banget... terutama untuk kita para istri/ibu, si pengelola keuangan keluarga, golongan menengah yang belum mampu untuk punya finansial planner sendiri, jadi harus pusing kepala untuk mengalokasikan pengeluaran dengan bijak...
TOP banget dan salut banget dengan kerelaan penulisnya untuk berbagi... jarang2 dapet buku yang sangat dermawan untuk berbagi... (hihi... padahal emang jarang ketemu buku seperti ini)... makasih banget untuk penulisnya dan semoga passions/tujuan hidupnya bisa tercapai... amin!
semoga sih ada banyak lagi ilmu lainnya yang bisa di-sharing, supaya perempuan2 Indonesia lebih melek ekonomi, supaya Indonesia bisa lebih kuat dengan fondasi keuangan yang mapan dan terencana...
dan satu kunci lainnya lagi yang gak kalah beratnya: KOMITMEN...
uang jamsostek & DPLK ya untuk pensiun... bukan untuk yang lain... dan semoga bisa pegang komitmen dan bisa mulai program dana pensiunnya di bulan Juni tahun depan...
kalau komitmen bisa dipegang, maka tujuan2/rencana2 yang lain yakin bisa dicapai...
sampai tujuan untuk punya bisnis sendiri... mudah2an juga bisa tercapai...
wish me luck yaa... ;-)
0 commentaires:
Enregistrer un commentaire