RÉALISER UN RÊVE
Apa yang saya ingin paparkan saat ini adalah tentang “Mewujudkan Sebuah Mimpi” dan hubungannya dengan kenyataan dalam hidup. Bagaimana kita dengan mudah melupakan untuk mewujudkan mimpi kita dan melupakan bahwa kita pernah memilikinya. Karena sementara kita seringkali sibuk dengan kesibukan sehari-hari dan tuntutan untuk memenuhi kebutuhan hidup, kita juga merasa bahwa mimpi kita yang kita miliki terlalu sulit untuk diwujudkan dan di lain pihak kita butuh rasa aman dan stabilitas.
Kita tentu pernah memiliki mimpi. Mimpi tersebut mungkin berbentuk cita-cita ingin memiliki suatu profesi tertentu, keinginan-keinginan untuk memiliki suatu benda, pergi ke suatu tempat, menciptakan sesuatu atau apapun yang sangat kita ingin wujudkan akan tetapi tidak mudah untuk diwujudkan saat ini namun kita bertekad bahwa kita harus mewujudkannya suatu waktu nanti.
Lalu mengapa penting kita mewujudkan mimpi kita? Menurut pendapat saya karena dengan me wujudkan mimpi tersebut, kita dapat memberi arti kepada hidup kita sendiri. Untuk memberikan kebahagiaan yang didapat dari kepuasan tercapainya mimpi tersebut dan kepuasan bahwa kerja keras dan perjuangan untuk mewujudkannya terbayar dengan tercapainya mimpi itu.
Kemudian mengapa kita sering berhenti untuk bermimpi? Alasan paling utama karena sering kali kita merasa jauh dengan mimpi kita dan kita tidak merasa yakin dengan apa yang kita kerjakan sekarang dapat membantuk untuk mencapai mimpi tersebut. Jangankan untuk mewujudkan mimpi yang tentu membutuhkan effort khusus, untuk kebutuhan kita sehari-hari saja kita sudah kerepotan. Sehingga kita sulit untuk memilih antara tetap pada keadaan sekarang atau berani membuat terobosan besar demi untuk mewujudkan mimpi kita.
Kita tentu tahu bahwa hidup adalah tentang pilihan. Dan setiap pilihan akan memberikan konsekuensi logis terhadapnya. Bahwa pada saat kita memilih kita sudah mengerti konsekuensinya atau belum, itu adalah lain hal. Dan yang jelas kita harus siap dengan konsekuensi. Itu saja.
Jika kita memilih untuk tetap berada di situasi sekarang yang sudah kita ketahui dapat memberi stabilitas dan keamanan, maka konsekuensinya adalah kita tidak akan pernah mewujudkan mimpi kita dan kita harus melupakan mimpi tersebut. Sepertinya hal inilah yang sering menjadi pilihan banyak orang. Karena orang-orang khawatir dengan resiko atau konsekuensinya jika mimpi tersebut tidak terwujud. Yang artinya kita menyerah sebelum memulai dan takut memulai sama sekali.
Padahal dengan memilih untuk mencoba untuk mewujudkan mimpi kita, konsekuensinya adalah terwujudnya mimpi tersebut dan konsekuensi tersebut sudah jelas. Hal yang perlu dilakukan hanyalah mencari tahu bagaimana cara mewujudkan mimpi tersebut dan bagaimana supaya berhasil. Hanya itu. Sangat simple.
Lalu pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara mewujudkan mimpi? Jika kita mempunyai mimpi, pasti kita tahu bagaimana cara mewujudkannya. Karena mimpi tersebut tentu sesuatu yang sangat kita inginkan dan sangat kita sukai. Jika pun kita belum mengetahuinya, maka sekarang adalah tugas kita untuk mencari tahu.
Pertanyaan kedua adalah bagaimana supaya berhasil? Jawabannya adalah fokus dan percaya bahwa mimpi tersebut pasti dapat kita wujudkan. Agar dapat fokus, kita pasti harus memilih antara apa yang kita lakukan sekarang atau mimpi kita, kita tidak dapat melakukannya setengah-setengah. Mimpi kita tidak akan terwujud.
Fokus dalam melakukan apa yang harus dilakukan untuk mewujudkan mimpi tersebut. Fokus dalam mengkondisikan diri kita baik secara fisik maupun mental. Dan yakin bahwa kita dapat dan mau melakukan apa pun untuk mimpi kita. Jika kita sudah melakukan semua, maka hanya tinggal waktu yang menentukan kapan mimpi kita akan terwujud.
Salah satu cara yang cukup sederhana untuk dapat mewujudkan mimpi kita adalah dengan mengunakan metode goal setting. Bagaimana goal setting tersebut dilakukan? Berikut adalah pemaparannya.
Goal Setting involves establishing specific, measurable and time-targeted objectives. On a personal level, setting goals is a process that allows people to specify then work towards their own objectives - most commonly with financial or career-based goals.
To be most effective goals should be tangible, specific, realistic and have a time targeted for completion. There must be realistic plans to achieve the intended goal.
Goal setting also requires motivation. Simply setting a target may lead to progress in the desired direction, but understanding why the target is desired encourages personal investment into the achievement of the goal. The most important element is often left out. That is finding your motivation. If you want to get to your goals quickly you have got to clarify on why you want it. What does it mean to you? Why do you need it in your life? And the stronger and more important the why - the more power you will have to pursue that goal."
Three moderators which indicate the success of goal setting:
Goal commitment
People will perform better when they are committed to achieve certain goals. Goal commitment is dependent of:
1. The importance of the expected outcomes of goal attainment and;
2. Self-efficacy - one's belief that they are able to achieve the goals;
3. Commitment to others - promises or engagements to others can strongly improve commitment
Jadi apa mimpi Anda? Jika anda sudah yakin bahwa hal tersebutlah yang ingin capai, maka kita harus dimulai dan dilakukan, sebuah mimpi yang hanya dimimpikan akan selalu tetap menjadi mimpi, tidak akan pernah menjadi suatu kenyataan.
ps. pastinya draft diatas ditranslate ke perancis... yang btw, jadi ancur abbisss... :D
pss. the source for "goal setting"



posted by Ade Via at 09:21