sebenernya ini cuma potongan dari tulisan Pak Hing yang diposting di milist inspirasi indonesia dan dikasih judul "Tantangan Kepemimpinan Hari Ini, Apa Yang Anda Lakukan ...."
Untuk KASUS 1, kita mendapatkan PILIHAN untuk stay atau keluar. Kebutuhan finansial memang menjadi godaan tidak sedikit orang, sehingga karena fokusnya adalah bagaimana supaya tidak kehilangan penghasilan yang sudah di tangan, sebagian kita justru takut akan apa yang mungkin ada di luar sana, dan alpa dalam melihat dan mengasah kemampuan untuk meluaskan peluang dan memperbanyak PILIHAN kita, baik internal maupun eksternal. Ingat, bahwa apa yang kita fokuskan akan berkembang. Kita fokus pada ketakutan kehilangan penghasilan, maka situasi tersebut justru akan berkembang.
Ada dari kita yang santai saja dan menikmati situasi yang ada. Sejauh saya masih kerja dan dapat gaji, saya tidak peduli situasi yang ada. Lucunya, orang-orang ini punya peluang bertahan di posisinya cukup besar. Karena di negara kita, tidak sedikit pemimpin yang memang lebih suka bawahan tidak banyak protes alias terima keadaan. Mereka justru kesal dan frustrasi menghadapi bawahan yang banyak omong, kritis, yang mereka label 'vokal'.
Ada yang berpikiran positif dengan melihat atau mencari setiap sisi positif yang ada di perusahaan. Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, jika kita tidak suka dengan atasan, cintailah bawahan atau tim. Cintailah pelanggan. Cintailah karyawan lain. Masih banyak sisi positif yang bisa dihargai dan membuat kita betah. Atasan adalah wakil dari keseluruhan organisasi dan bukan keseluruhan organisasi.
Lalu ada yang menaikkan effort atau usaha untuk merubah situasi. Dari meningkatkan komunikasi dengan atasan, negosiasi, kreatif menyesuaikan diri, mencari yang bisa dikompromikan, dan lain-lain.
Mungkin salah satu yang paling umum adalah tetap bekerja sambil mencari pekerjaan di luar. Tapi, tidak sedikit yang frustrasi, karena keadaan memburuk sementara pekerjaan baru tidak kunjung diperoleh. Yang tidak banyak disadari adalah bahwa tidak kunjungnya mereka mendapatkan pekerjaan baru adalah tanda mereka sebenarnya butuh persiapan lebih. Ada yang hanya heran dan terus bertanya kenapa, kenapa, kenapa, lalu terus saja mengirimkan surat lamaran dan menghadiri interview. Tanpa sama sekali menaikkan standard pribadi untuk menaikkan peluang.
...
saat ini, potongan tulisan diatas yang vi jadikan acuan untuk mengambil keputusan bahwa sooner or later i have to get out of this office... enough is enough, the trurth is i'm kinda tired... walaupun mungkin kalau dari sisi manajemen, vi akan dianggap atau dinilai kurang bagus, tapi terus terang... bukan soal kerjaannya yang bikin vi capek... tapi embel2 dari kerjaan ini yang bikin vi capek... "embel2" yang jadi invisible burden bwat vi...
call me weak, call me whatever... but i rather not to exhaust my self over things i dont think will bring any good for me...
mungkin kalau vi masih tinggal disini, vi masih akan banyak mendapat ilmu atau manfaat lebih... insyaAllah masih, sombong banget klo bilang vi gak bakalan dapet manfaat lebih kalau vi tetap tinggal disini...
tapi mungkin kalau vi pindah ke tempat lain pun, vi akan dapat ilmu dan manfaat yang gak kalah banyaknya... mungkin ilmu baru atau sahabat baru... we'll never know, right?
dan seperti wejangan yang dikasih sama pak Iqbal (direktur yang kemaren baru resign), bahwa selama kita masih bernafas, artinya kita masih hidup... dan Allah pasti akan masih ngasih rejeki bwat kita (dan insyaAllah halal!)...
jadi gak usah khawatir rejekinya bakalan kurang kalau vi pindah ke tempat laen... insyaAllah masih ada deehh... klo pun nominal duitnya kurang, mungkin rejeki dalam bentuk laen bisa jadi lebih... huhuhu... kaya' yang disini digaji gede aja... :b
dan kalaupun misalnya gak betah di tempat baru, karena jauh lebih gak enak dibanding di sini... yaaa... bisa kan nyari ditempat lain lagi?
gak usah terlalu mengkhawatirkan sesuatu yang kita sendiri belum ngadepin... belum tau ceritanya gimana... yang penting adalah... keputusan sudah diambil... jalan sudah dipilih... mari kita berjalan melalui jalan yang baru... dan mari kita bikin penyesuaian and do our best while we're there... hopefully everything will just turn out to be OK and great! even though we should see that from other point of view...
aammiinnn... :D
ps. sebenernya posting yang kemaren itu bikin vi berpikir panjang... dan ngobrol2 dengan beberapa rekan kerja koq ya bikin vi tambah mikir... ditambah lagi politik kantor yang sepertinya makin gak sehat [ato emang dari dulu? hehe...] yang gak banget juga... tambah bikin vi mikir... ya sudlah... i guess i should take the risk at the right moment :D



posted by Ade Via at 14:32
