akhirnya jadi juga pindahan ke kosan baru... walopun sudah mulai agak menyesalkan keputusan membabi buta yang emosional dan terlalu impulsif...
tapi ya sudahlah.. yang sudah biarkan saja berlalu... dan masih banyak hal lain yang mesti diatasi kedepannya...
salah satunya adalah "Resolusi Tahun 2008", mo ngapain vi tahun depan?
gak banyak rencana tahun depan ini, kecuali mungkin resolusi tiada akhir untuk menjadi orang baik...:D
dari beberapa tahun belakangan ini usaha to light things up... and no hurt feeling over people... halah! susya bo`... ndak bisa!
dan sekarang tujuannya lebih ke 'menjaga hati'... sambil nyanyi2... "
jagalah hati... jangan kau nodai..." hihi ngarang!
menjaga hati dari rasa marah, rasa iri, rasa dengki, buruk sangka, rasa sebal, rasa2 yang jelek deh pokoknya... dan sepertinya vi harus... lebih tidak egois lagi...
pagi ini... tiba2 vi sadar banget klo vi itu egois setengah mati... yang dipikirin perasaannya sendiri ajah, gak mikirin perasaan orang lain... perasaannya gak enak langsung depresi merasa gak bahagia...
padahal kan... gaaakkk seeegitunya kaaallleeee... :D
yup!
menjaga hati itu susah dan berat!
mungkin klo somehow bisa menjaga hati... otomatis pikiran yang ada pasti positif aja... karena pikiran negatifnya udah dihalau jauh2 dalam rangka menjaga hati itu...
and stopping of being selfish... mungkin cara yang paling mudah adalah dengan cara tidak terlalu memikirkan diri sendiri terus menerus dan tidak menjadikan diri sendiri sebagai ukuran...
walaupun vi itu merasa kalau vi sudah cukup terbuka dan sangat open untuk membiarkan orang lain mempunyai pendapat sendiri atau caranya sendiri untuk melakukan sesuatu atau menyelesaikan suatu masalah... ternyata oh ternyata... vi itu punya standar operasi baku yang vi terapkan kepada orang lain juga... halah! soalnya ternyata untuk bisa membiarkan orang lain melakukan sesuatu sesuai dengan pertimbangannya sendiri itu juga potensi konflik karena... "kita gak bisa membaca pikiran orang lain, jadinya kita gak tau latar belakang atau kerangka dasar pemikiran dia"... hehe... gak mungkin dong setiap orang harus menjelaskan kenapa dia melakukan sesuatu setiap saat...
dan vi... being in interaction with other... adalah pihak yang harus mengerti dan/atau menerima tanpa perlu tau alasan itu... susah kan? banget! :D karena pada saat yang sama, kita sendiri juga harus punya pendapat/pendirian yang benar untuk diterapkan untuk menyelesaikan masalah yang sama... konflik gak akan muncul kalau ternyata output dari proses berpikir itu menghasilkan keputusan yang sama... konflik muncul kalau ternyata keputusannya agak berbeda, atau keputusannya sama tapi executionnya beda... bagaimana cara menyelarasannya itulah tantangan terberatnya...
hehe... terlalu berat ah! kasian yang baca... huhu...
yah begitu deh... untuk sedikit berbagi... :D
ps. tau gak resep untuk 'menjaga hati' adalah dengan cara... apapun yang terjadi, yang salah kamu sendiri! ^^